Rabu, 08 Februari 2012

Mimpi Yang Tertunda

Manis'na
Jogyakarta

Jogjakarta mnjadi mimpi q sejak kisah cinta q tersandung dgn restu orang tua. menjauh bukan untuk lari dari tanggung jawab tapi karna ingin kbahagiaan bersama seorang yg tercinta.

Saat ku injakan kaki di kota ini suasana hangat mnyesakan, kota ini memang bukan kota sejuk spt bogor tempat q berasal, tapi khangatan itu mncerminkan kbebasan q yang skian lama q nantikan.
Q langkah kan kaki ku kluar dari stasiun KA kota jogjakarta mncari taksi dan mminta mngantarkan aq mnuju bandara kota ini.mnjemput nya tuk mlengkapi kbhagiaan q dan bersamanya adalah tujuan q berada di kota ini.sesampainya q di bandara, q mnunggu pesawat dari pekanbaru mndarat dengan hati yg bdebar keras q terus mnunggu.suara pengeras tdengar mberitahukan pndaratn sebuah maskapai penerbangan dari kota Pekan baru mnuju Surabaya yg transit di kota ini hati q serasa makin bdebar kras karna belahan hati ku sdah dekat dengan q.tak lbih dari 15 mnit q melihatnya keluar dari EXIT DOOR. Berdiri q terpaku melihatnya berjalan kearah q dengan penampilannya yang kian kelaki-lakian sambil tersenyum mnatap q yang mungkin saat itu pucat pasi. Ku berlari kearahnya meraih tangannya mnjatuhkan kepala ku di pelukannya.tangis ku tak tertahan kan tak pernah kusangka tiba juga saat q bisa bertemunya lagi stelah terpisah oleh jarak dan waktu.
"udah ah nangis nya kan aq udah ada disini sayang, malu atuh di lihat orang"ucapnya sambil mngelus air mata q dan mngecup kening q
"he'eh q snenk tau, qmu mah ga ngerti"ucapku merengek manja padanya
"kamu. . senenk nangis sdih nangis kaya film india az"ucapnya mnggodaku
"masa??? cari mam nyok dari stasiun tadi q lum mam loh"ajak q karna prut q sudah tersa lapar
"ya udah qmu mau mam apa?"
"hmmm apa yah"aq berfikir"gudeg az, qta kan harus biasakan lidah qta dengan makanan di kota ini"lanjutku
"dasar kamu bisa az, ya udah ayo kamu yg tentuin tempatna"
Q pun mnunjukan tempat yang kulihat saat tadi q mnunggunya, ia pun setuju.
"qta kemana setelah ini?" tnyanya kepada q yang masih asyik mnikmati es teh manis di tengah terik na kota jogjakarta
" ke tempat koz yang kmarin qta pesan dunk kmana lagi?" jawab q dengan entengnya. Semua ini memang sudah tersusun rapi karena sebelum kami mncari koz mlalui iklan dg mnghubungi bbrapa contak person dari list. q temukan beberapa lokasi yang strategis tapi kami mpunyai 3 pilihan yang baiknya kami liat satu persatu
"ini masih pagi kita check in dulu y ntar sore adem2an baru kita liat kost na pa kamu ga mau rest dulu?" tanyanya
"ya udah q ikut kamu sayang"
lagi_lagi dengan taksi kami menyusuri jalanan kota ini bukan bmaksud bermewah-mewah tapi karna kami blum tau betul jalanan kota ini dari pada nyasar lebih baik cari aman.
hotel melati yang kami ambil tak jauh darimalioboro karna kost2n ang sdh kami booking pun letak na tak jauh dari situ. di dalam kamar itu kami mluapakan krinduan yang kian lama terpndam bukannya istirahat tapi kami asyik petting saling bcumbu dan memeluk. hingga peluh mmbasah tubuh dan kami pun terlelap tdur dalam plukan kbahagiaan , air mata ku mengalir bahagia mnanti keadaan ini.
pukul 3 sore setelah mandi kami bergegas kluar dari kamaar mnuju 3 alamat kost yang kami pesan setelah melihat ketiganya lkami pun memilih kostan yang ketiga karna suasana nya lebih asri, pemiliknya pun ramah dan klihatn friendly kami mbayar penuh untuk satu bulan kedepan sekalian di coba terlebih dulu. tempat ini pun terbilang lebih murah di banding yang lain karena dengan harga yang sama kamisudah mndapat kasur dan lemari pakaian kecil di dalamnya.
keesokaan harinya kami mninggalkan hotel tepat pukul 9.30 mnuju tempat tinggal baru kami. di kamar ini lah aku dan didith akan memulai hidup baru. lepas dari blenggu orang tua yang tdak bisa mnerima khadiran kami sebagai sepasang lesbian. Kumemilih mninggalkan ibu ku dan smua fasilitas yg di berikan oleh suami ku demi seorang didith. Dia pun demikian mninggalkan kekangan orang tua na yang sampai saat ini tidak mngetahui keadaannya sebagai seorang tomboy. ini hidup baru aq dan didith masa lalu biar mnjadi cambukan agar esok kami bisa mwujudkan hidup yang lebih baik dibandingkan bersama kluarga kami masing-masing. esok jika ku berhasil hanya satu keinginanku,mbuktikan pada keluarga ku bila ddith pun bisa mberikan kbahagiaan itu kepada ku. AMIEN
di kota ini kami mpunyai beberapa knalan teman dari dunia maya yang kami harap bisa membantu kami memulai hidup baru. bukan secara materil, karena untuk modal kami sudah mempersiapkan itu tapi yang kami butuhkan saat ini adalah support dari teman-teman senasib para lesbian.
didith mndapatkan pekerjaan dari salah satu teman kami, sebuah toko onderdil kendaraan bermotor ternama di kota jogja,sebagai seorang yg me'manage kluar masuk barang,karena dy mpunyai keahlian komputer yg memang sdang di prlukan.sedang aku meminta support dari kampus ku yang memiliki cabang di kota ini untuk pekerjaan yang sesuai dengan jurusan ku sewaktu kuliah.
tak terasa tiga bulan sudah kami mnjalani semua ini dengan penghasilan yang bisa dibilang dapat memopang biaya hidup kami berdua, untuk smentara ini kami sdah bersukur, karna bukan harta yang kami cari melainkan ketenangan bersama. Di satu akhir pekan belokers jogja mnundang kami ke sebuah private party bagi para lesbian tentu saja ku ingin mbuatnya bangga berpasangan dengan ku. Kutau dia tidak suka perempuan dengan riasan yang berlebihan dan akupun berdandan simple tapi elegan. Ku berhasil membuatnya terpaku mntap ku lekat
"cantik banget sie, bund" ucapnya padaku "tau deh disana nanti bakalan banyak tomboy"lanjutnya sambil mengacak rambut ku yang tertata rapih
"duh panda ampuun deh, cantik salah gembel-an salah bund teh harus gimana atuh? denger ya panda sayank bund kaya gini cuma buat panda, biar semua orang iri sama panda punya istri secantik aq, ia tak?" jawabku sambil mngecup bibirnya. dy langsung mmeluk ku kuat mnciumi kuduk q dan kami pun mnyempatkan untuk bercinta sebelum pergi.
waktu berlalu hidup tak kan bisa semulus yang di bayangkan, orang bijak berkarta kita tak kan bisa mndapatkan kebahagiaan bila kita belum mnjalani kesusahan. dan di tahun pertama kami di jogja adalah masa pailit kami.Kontrak q di perusahaan ini habis dan aku mncoba mlamar kebeberapa tempat tapi belum juga ada panggilan. dan tak selang berapa lama didith dikeluarkan dari pekerjaannya dengan tuduhan pemalsuan pembukuan. dengan simpanan yang kami sisihkan dari penghasilan semasa bekerja kami terus bertahan dengan mncari pkerjaan baru. dengan ijazah ku yang hanya D2 q harus bersaing dengan sarjana untuk merebutkan pekerjaan baru. sedangkan didith dengan nama baik nya yang sudah tercoreng sulit untuk mndapatkan pekerjaan baru.
"sabar ya sayang. ." ucap didith di ujung pagi saat kami tak jua bisa terlelap tidur
"ia sayang kamu juga yang tabah ya karna cobaan ini beratnya di kamu, karna kamu harus mpertanggung jawabkan pa yang tidak kamu perbuat, buat ku putus kontrak itu wajar" jawab ku mndukung na
" sudahlah sayang jagoan kan kalah duluan guraunya" kami pun tertawa padahal di benak q terbayang uang simpanan yang makin mnipis setelah 2 bulan kami menggaur bersama.
waktu yang kami gunakan selama mnggur hanya lah untuk mncari pekerjaan baru dan didith yang mngajari aq masak, selain itun memasak sendiri bisa mengirit pngeluaran kami untuk makan.
TUhan tidak pernah terpejam aq percayaitu, di sabtu pagi seseorang datang ke kamar kost kami, Gyan namanya soerang gay yg bekerja untuk kak' uchie mantan bos nya didith di toko onderdil dulu.
" askum, rumpiii. . lo b2 ya kaga ada matinya mesraaaa mulu jealous gw nek liat na!!!"
"eh 'Gy masuk yuk tumben lu kesini, sejak gw dipecat ka'uchie anak-anak mnjauh smua dari gue,trmasuk lu jahat banget sie lu" kata didith q mnghabur ke belakang untuk mnyiapkan minuman untuk tamu bawel satu ini
"justru itu gw datang kesini nek. . ntar malem ada private party di villa na ka'uchie lu datng ya , lu di undang langsung sama kakak . lu ma bini lu wajib datang kalo kaga si kaka marah ma lu katanya" kata gyan nyerocos
"pan emang dari dulu dy marah ma gue?dy kaga percaya ma pembukuan yang gw buat dan bilang gw korupsi n sgala macem?"jawab didith cuek, dari nadanya sepertinya dy sdikit tersinggung dengan segala fitnahan yang di tujukan kepadanya
" dah lu jangan banyak cingcong deh, poko na si kk mau lu datang tar malem ke villa ini " sambil mnyodorkan sebuah undangan berwarna hitam.
"gw tanya bini gue dulu ya 'gy. ."
"ia nie rumpii ya bini lu ada tamu kaga di sediain minum"
" apa sie 'gy orangg kaya lu mah kaga gw kasih minum tzr gw siram lu pake air cucian"ucap q sambil mbawakannya nampan berisi minuman dingin
"bund kak ucie ngundang kita datang k'acaranya tar malem, kamu mau datang?"
"ih panda kuq tanya bunda sey? bunda mah ikut pa kata panda, mank apa yang bikin panda ga yakin ikut acara ini?" tanya ku mnyelidik isi hati suami wanita q ini
" panda malu, ato panda takut di malu-maluin?"lanjutku dy tetap diam sedangkan 'gyan sdang mnelpon seseorang di dekat tempat ia memarkirkan motornya persis di depan kamr
"ga tau ga yakin aja bund. ." hanya itu yang kluar dari mulutnya
"bund boleh ambil keputusan sendiri?yg pasti bunda mau yang terbaik untuk kita berdua"tanya ku seraya memberi penjelasan kepadanya
dy hanya mengguk q pun kluar bicara pada gyan dan ia pun berpamitan lalu pergi
" kita pergi ke acara itu jam 7 , tadi gyan nawarin jemput tapi ku tolak"ucap ku padanya yg msih diam
"kenapa kamu mau datang?" tanyanya
" karna ku tau panda ga salah dan bund mau mperbaiki nama baik panda itu aja"
didith memeluk ku erat
"panda sayang bunda"bisiknya
"bund juga sayang panda"
malamnya kami datang ke tempat yang tercantum di undangan kami tiba disana jam 7.45 sdh bnyak para belokers berseliwaran, banyak wajah-wajah yang tidak kami kenal dan kak ucie selaku yang punya acara datang mnyalami kami.
dy mngajak kami keruang pribadinya disana dia mnjelaskan kesalahan pahaman yang terjadi di kantor nya dan ada seorang karyawan yang memfitnah didith untuk mnutupi ksakahan yang dia lakukan. .
"selaku pemilik perusahan kaka minta mav ma kamu dan minta kamu mau gabung lagi di kantor kita"
q bahagia sekali malam ini awan mnerbangkan ku ke langit didith diprcaya mngelola cabang baru di kota pemalang dan kami pun tertpaksa harus pindah ke pemalang yang bjarak 3 jam prjalanan.
hidup kmbali mnanjak di kota ini ku mndapat pekerjaan baru dan dalam waktu 6bulan ku diangkat mnjadi pekerja tetep tanpa kontrak lagi
2 tahun sudah kami merantau dan hari ini adalah annyversarry aku dan didith.kami mbeli sebuah motor sbagai barang bersama. itu hanyalah awalnya hingga pada akhirnya kami bisa mbuka cabang sendiri. di pemlang inidi taun ke 4
tahun demi tahun berlalu kami sdah bisa di bilang mapan di tahun ke5 kami memutuskan untuk mengangkat seorang bayi merah dy anak salah satu teman kami yang tdak mningikan khamilan,gadis kecil kami q beri nama Lia Saputri
ini smua kbahagiaan qu sudah terlengkapi mungkin saat nya ku mngabari kluarga bahwa kami sudah bisa hidup mandiri
satu minggu sblum libur idul fitri setelah 8tahun kami lewatkan tanpaa keluarga ku pulang ke bogor saat itu q datang bsama didith dan anak kami. tak pernah kusangka sambutan nya sangat manis dan mbahagiakan. kluarga ku merelakan pilihan hidup yang telah ku jalani, dan kluarga ku sudaah tau ku pergi bersama didithkarna selama 8 tahun ini keluarga ku dan keluarga didith mncari kami bersam-sama.
dimalam takbir kami mbelikan tiket untuk kluarga di pekan baru lewat calo dengan harga yang relatief murah, sambutan keluarga disana pun tidak kalah hangat, kulihat adik-adikkuikut serta,mereka sudah beranjak dewasa dan mereka pun sudah mngerti status ku dan didith. ini kbahagiaan ku dan smua mnggap Lia sebagai cucu dan keponakan mereka
takbir mnggema allahuakbar3xwallilahIlham q terbangun dari tidur ku setelah semalamn begadang keliling bogor bersama jo dan indah telpon qu berdering aakang adey (ku simpan no didith dgn nama itu agar kluarga q tdk tau q msih berhubungan dengan nya)calling
"hallo"
"bangun sayank ayo sholat ied,"suara didith di ujung sn
"hmm ia jam brapa skarang ynk?"
"jam 5"
"yd q mandi dlu ya"
q terhenyak membyngkn mimpi ku smoga mjdi nyata
tapi mimpi tinggal mimpi yang kan larut saat kusiramkan air di kepala ku , harapan jogja dan hdup bsama tetep kukuh bersama dy .
bund saiiank panda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar