Rabu, 01 Desember 2010

Perasa'an


Tek tok tek tok tek tok.. mendengar suara itu ku melirik jam dinding yang ada dikamar ku ini. Jam itu menunjukan pukul 4.10 dini hari, itu tanda nya sebentar lagi adzan pertanda waktu masuk-nya shalat subuh akan segera tiba dan berkumandang diudara. Tapi aku masih saja belum bisa tertidur, ku memikirkan kata-kata andin dan ela kemarin siang.

Gadis yang selama ini ku sukai dan ku sayangi secara diam-diam ternyata mantan seoarang lines. Itu lumayan menggagetkan ku, namu yang lebih menggagetkan lagi lain dari itu ternyata dia memiliki seorang kekasih, dan kekasih-nya itu adalah seorang adam.

Ya tuhan hambamu ini menyayangi gadis itu. Namun mengapa sulit ‘tuk ungkap kan rasa ini? Sampai kapan? Sampai kapan perasa’an ini hamba simpa ya tuhan.

Ada rasa nyeri dihati ku, saat ku tau gadis itu t’lah ada yang memiliki. Ku merasa lemah saat ku tak dapat ungkapkan perasa’an ini. Namun ‘tuk menghapus-nya pun ku tak mampu, karna ku benar-benar menyayangi-nya.

Dewa, terlihat seperti orang yang tak waras, menyudut sendiri sambil meremas-remas rambut-nya, berteriak seperti orang kesakitan.
Ternyata benar penyakit-nya berulah, rasa sakit itu ada dibagian kepala-nya seperti ditusuk-tusuk dengan ribuan paku yang ukuran sebesar 1Cm, sakit dan denyut itu yang menyiksa.

Dewa, mencoba bangkit dan meraih obat yang ada didalam laci lemari-nya. Sebutir obat berwarna putih diambil olehnya lalu menelanya bulat-bulat dengan bantuan segelas air putih.

Sebutir obat itu t’lah  diminum-nya. Kembali pada sebuah keheningan diatas sebuah ranjang, direbahkan-nya secara berlahan tubuh-nya, kembali pada seraut wajah cantik, wajah aulia, aulia lagi dan lagi. Dewa masih saja memikirkan aulia, sepertinya dewa merindukan gadis itu. Sampai sedemikian-nya dia memikir kan gadis itu. tapi mata itu terlihat mulai dipejamkan sedikit demi sedikit mata itu mulai tertutup.

Maka terlihat lah bulu mata yang lentik itu, terlihat t’lah terpejam dengan sempurna. Maka semakin jelas terlihat lentiknya bulu mata itu, ternyata butchy ini memiliki bulu mata yang lentik, lucu ya? Tapi indah sebenarnya.

Namun beberapa menit kemudian, saat adzan subuh berkumandang dewa pun terlihat t’lah tertidur dengan pulas-nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar